
Pencapaian desa wisata tidak hanya butuh keterampilan teknis, tetapi juga fondasi analisis dan strategi ilmiah. Rektor serta Dekan Fakultas Ilmu Sains dan Humaniora Universitas Imelda Medan hadir langsung mengantar dan menyerahkan mahasiswa S1 Pariwisata untuk melaksanakan KKN di Desa Wisata Huta Tinggi. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen akademisi dalam mengakselerasi potensi pariwisata daerah melalui pendekatan holistik dan berkelanjutan.
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung akselerasi sektor pariwisata daerah, jajaran pimpinan Universitas Imelda Medan turun langsung mengantar sekaligus menyerahkan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke Desa Wisata Huta Tinggi, Kecamatan Pangunguran, Kabupaten Samosir. Senin, 02 November 2026. Kegiatan serah terima ini dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Imelda Medan bersama Dekan Fakultas Ilmu Sains dan Humaniora.
Kehadiran pimpinan perguruan tinggi di lapangan menjadi sinyal kuat bahwa pengembangan desa wisata membutuhkan sinergi erat antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat lokal. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Imelda Medan menekankan bahwa pengembangan potensi Desa Wisata Huta Tinggi tidak hanya mengandalkan aspek vokasional atau keterampil teknis semata, melainkan sangat membutuhkan kontribusi dari jenjang akademik Sarjana (S1).
"Pengembangan desa wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan tidak cukup hanya berfokus pada operasional harian. Di sinilah peran penting mahasiswa S1 Pariwisata Fakultas Ilmu Sains dan Humaniora Universitas Imelda Medan. Mereka dibekali kerangka berpikir analitis, pemetaan potensi, perencanaan strategi pemasaran, hingga tata kelola kelembagaan (destination governance). Kehadiran mahasiswa akademis ini diharapkan mampu memberikan formulasi solusi atas tantangan pariwisata di Desa Wisata Huta Tinggi," tegas Rektor.
Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Ilmu Sains dan Humaniora menyampaikan bahwa KKN ini merupakan momentum integrasi Tridharma Perguruan Tinggi. Mahasiswa S1 Pariwisata dituntut untuk melakukan pendekatan multi perspektif, menggabungkan pendekatan sains, humaniora, dan manajemen pariwisata guna menggali keunikan budaya lokal serta memberdayakan pokdarwis (kelompok sadar wisata) setempat. Pemerintah Desa Wisata Huta Tinggi menyambut hangat kedatangan rombongan Universitas Imelda Medan. Pihak desa menyadari bahwa untuk membawa Desa Wisata Huta Tinggi menjadi destinasi yang dikenal lebih luas, dibutuhkan gagasan konseptual dan perencanaan matang yang dibawa oleh para mahasiswa tingkat sarjana ini. Rangkaian acara pengantaran dan penyerahan diakhiri dengan penandatanganan berita acara serah terima antara pihak universitas dan pemerintah desa, diskusi awal terkait fokus program kerja pariwisata, serta foto bersama di area Desa Wisata Huta Tinggi.